Jumat, 17 Juli 2026

Feline Chronic Gingivostomatitis pada “Nene” Kucing Domestik Short Hair

 



Pendahuluan

Feline Chronic Gingivostomatitis (FCGS) adalah sebuah penyakit inflamasi berat pada

mukosa oral kucing yang dimediasi oleh sistem imun tubuh (Lee et al., 2020). Menurut Addie

et al. (2003), Penyebab dari kondisi ini belum diketahui secara pasti, tetapi kemungkinan

besar merupakan suatu kondisi yang kompleks yang timbul karena reaksi terhadap berbagai

faktor. Awalnya, kondisi ini dimulai oleh keadaan lingkungan dalam mulut yang mendukung

pertumbuhan bakteri, dan kemudian direspons oleh tubuh yang kadang-kadang juga disertai

infeksi virus yang berkembang selama terjadinya penyakit.

Dalam kasus ini, penulis memamparkan terapi dan tindakan yang dilakukan pada kucing

yang terserang FCGS.

Anamnesa dan Signalement

Kucing Betina bernama Nene yang berumur 5 tahun dengan keadaan sudah disteril datang

dengan gejala radang mulut,

Pemeriksaan fisik

Berat badan Nene 3.9 kg dengan BCS 4/7, tidak ada kutu, mukosa baik, serta adanya radang

dimulut yang cukup parah yag disertai rasa sakit yang begitu berat.



Diagnosa
Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan penunjang diagnosa Nene adalah FCGS (Feline
Chronic Gingivostomatitis) yang disebabkan adanya gangguan/kerusakan pada gigi
Berdasarakan hasil anamnesa dan pemeriksaan fisik, maka diputuskan dilakukannya tindakan
operasi extraksi gigi pada Nene. Adapun operasi ekstraksi gigi pada Nene dilakukan diklinik
lain atas permintaan owner.

Terapi
Obat yang diberikan pasca ekstraksi gigi Clindamycin dan prednisolone selama 10 hari.
Kondisi Nene benrangsur membaik dan sudah mulai mau makan dihari ke-2 pasca extraksi
dan radang mulut hilang dihari ke 10.




Daftar Pustaka
Addie DD, Radford A, Yam PS, Taylor DJ. (2003). Cessation of feline calicivirus shedding
coincident with resolution of chronic gingivostomatitis in a cat. J Small Anim. Pract.
(44):172-176
Lee, D. Bin, Verstraete, F. J. M., & Arzi, B. (2020). An Update on Feline Chronic
Gingivostomatitis. Veterinary Clinics of North America - Small Animal Practice, 50(5), 973–
982. https://doi.org/10.1016/j. cvsm.2020.04.002








Tidak ada komentar:

Posting Komentar