Tampilkan postingan dengan label Vaksin kucing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vaksin kucing. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 September 2015

10 Cara Merawat Kucing Untuk Pemula

Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling disukai manusia. Selain lucu, perilaku kucing juga sangat menggemaskan. Namun, tahukah Anda cara merawatnya? Semua hewan memiliki sifat sensitif yang harus dipahami manusia. Jika Anda seorang pemula dan ingin tahu tentang cara merawat kucing, berikut adalah beberapa tips dasar dari Boldsky.com  

1. Anak kucing membutuhkan jumlah gizi dua kali lebih besar dibanding kucing dewasa. Meskipun ia membutuhkan lebih banyak nutrisi, itu bukan berarti Anda harus memberinya makan berlebihan. Setelah 5-6 minggu, berikan makanan secara rutin 4 kali setiap hari. 

2. Jangan berikan makanan anjing untuk kucing! Makanan anjing tidak mengandung taurin, nutrisi yang dibutuhkan kucing untuk mencegah penyakit jantung dan penglihatan kabur.

3. Setelah 8-10 bulan, Anda bisa membiasakannya untuk makan makanan rumah seperti nasi dan susu. Kebiasaan ini harus Anda lakukan sejak dini. 

4. Tidak perlu memandikan kucing secara teratur. Ketika bulu kucing mulai berbau, Anda dapat memandikannya dengan air dingin. Air panas dapat merusak bulu dan menyebabkan iritasi kulit pada kucing.

5. Sikat bulu kucing secara rutin. Hal ini dapat menghilangkan rambut mati, kuman dan bakteri pada bulu. 

6. Pergi keluar dan bermain dengannya. Kegiatan fisik membantu pertumbuhan dan perkembangan anak kucing dengan baik. Hewan peliharaan Anda akan tumbuh sehat dan lincah.

7. Ajarkan kebiasaan hidup sehari-hari. Anda bisa mulai mengajarkan beberapa kebiasaan baik pada kucing seperti pergi ke toilet, makan, dan tempat tidur. 

8. Bersikap tegas pada perilaku buruknya. Anda harus bersikap tegas pada perilaku buruk yang ia tunjukkan. Dengan begitu, ia akan mengerti mana yang baik dan buruk. 

9. Vaksinasi. Vaksinasi wajib dilakukan secara rutin untuk menghindari virus dan penyakit. Untuk itu, segera berkonsultasilah dengan dokter hewan.

10. Merawat kebersihan tubuhnya. Anda harus rajin mencuci gigi, telinga, dan kuku kucing. Spot-spot ini sangat rentan terhadap kuman dan bakteri lho. Jika dibiarkan kotor, hal ini bisa menyebabkan infeksi dan penyakit pada kucing.

Bukan hanya manusia yang butuh perawatan khusus. Hewan peliharaan juga membutuhkan hal yang sama. Jadi, jagalah kebersihan kucing Anda secara rutin.

Sumber : merdeka.com

Rabu, 24 Juni 2015

Vaksinasi Anjing dan Kucing yang Benar

Seiring bertambahnya pengetahuan manusia tentang pentingnya kesehatan, maka kesehatan diri dan keluarga serta hewan kesayangannya pun jadi prioritas utama. Baik pengobatan, vaksinasi/ immunisasi dan sebagainya. Kali ini kita akan membahas vaksinasi pada Anjing dan Kucing.

Apa itu Vaksinasi?
Vaksinasi disebut juga imunisasi adalah pemberian vaksin ke dalam tubuh seseorang/ seekor hewan untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tersebut. Kata vaksinasi berasal dari bahasa Latin vacca yang berarti sapi - diistilahkan demikian karena vaksin pertama berasal dari virus yang menginfeksi sapi (cacar sapi).


Berikut kami lampirkan jadwal vaksinasi yang benar pada Anjing dan Kucing, dikeluarkan oleh salah satu perusahaan farmasi besar dunia.



  • Vaksinasi Anjing

a. Titer antibodi yang dihasilkan setelah vaksinasi sesuai jadwal 

b. Vaksinasi pada Anjing
  • Vaksinasi Kucing

a. Titer antibodi yang dihasilkan setelah vaksinasi sesuai jadwal 

b. Vaksinasi pada Kucing

Note : 
  1. Ikutilah Protokol vaksinasi yang sudah di jelaskan oleh dokter hewan anda
  2. Produsen vaksin sangat banyak pada anjing dan kucing hampir semua metode vaksinasi dan pengulangannya sama
  3. Produk yang kami tampilkan hanya sebagai contoh agar mudah dimengerti oleh pembaca

Jumat, 14 November 2014

Bolehkan Memberikan Vaksin untuk kucing yang Sedang Hamil??

Memberi vaksin induk kucing yang sedang hamil sebaiknya tidak anda lakukan. Namun memberi vaksin pada induk kucing yang tengah menyusui kebanyakan masih aman-aman saja. Sederhananya adalah, jangan melakukan vaksinasi kepada induk kucing yang sedang hamil!!!

Perlu anda ketahui jika fungsi vaksin adalah untuk melindungi kucing dengan menstimulan tubuh kucing untuk memproduksi antibodi agar semakin kuat dalam menangkal penyakit. Efektifitas vaksin ini baru akan maksimal setelah 1 minggu sampai 1 bulan setelah si kucing divaksin, tergantung dari umur kucing dan pernah atau belum si kucing divaksin sebelumnya.

Perlu anda ketahui juga bahwa antibodi yang diproduksi oleh si induk kucing dapat mengalir juga bersama susunya untuk melindungi anak kucing dari penyakit melalui susu pertamanya (colostrum). Namun bayi kucing hanya mampu menyerapnya dalam jumlah terbatas dan hanya dalam waktu beberapa jam saja setelah dia dilahirkan.

Jadi, vaksinasi untuk induk kucing yang sedang menyusui bisa dibilang tidak akan menyakiti anaknya. Namun juga tidak akan membantu anak-anaknya memperoleh antibodi tambahan juga, karena si anak kucing tidak mampu menyerap antibodi yang terbawa dalam susu si induk selama masa menyusui.

Jalan terbaik sekaligus yang paling aman yang bisa anda ambil adalah melakukan vaksinasi pada kucing induk beberapa minggu sebelum dia anda kawinkan. Namun jika anda sama sekali tidak memiliki campur tangan dalam perkawinan si kucing atau anda tidak tahu menahu si kucing hamil atau tidak. Sebaiknya anda tidak memvaksinnya. Atau anda juga bisa memastikannya dengan menanyakan kepada dokter hewan anda beberapa saat sebelum divaksin agar tahu si kucing dalam masa hamil atau tidak.


Referensi : vetmedicine.about